Hadits palsu: “Barangsiapa yang mengamalkan ilmu yang telah
diketahuinya maka Allah akan mewariskan untuknya ilmu yang belum diketahuinya”.
Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah
Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa yang mengamalkan ilmu yang
telah diketahuinya maka Allah akan mewariskan untuknya ilmu yang belum
diketahuinya”.
Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Abu Nu’aim al-Ashbahani
dalam kitab “Hilyatul auliyaa’” (10/14-15) dari jalur Imam Ahmad bin Hambal,
dari Yazid bin Harun, dari Humaid ath-Thawil, dari Anas bin Malik, dari
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam.
Hadits ini adalah hadits palsu yang dipalsukan atas nama
Imam Ahmad bin Hambal, yang memalsukannya adalah salah seorang dari para rawi
antara Imam Abu Nu’aim dan Imam Ahmad bin Hambal1.
Imam Abu Nu’aim al-Ashbahani setelah membawakan riwayat
hadits ini dengan sanadnya, beliau berkata: “(Imam) Ahmad bin Hambal
menyebutkan ucapan ini (matan/redaksi hadits ini) dari salah seorang Tabi’in,
dari (Nabi) ‘Isa bin Maryam ‘alaihissalam, lalu salah seorang rawi (yang
mendengar dari Imam Ahmad) keliru (dan menyangka) bahwa Imam Ahmad
menyebutkannya dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Kemudian rawi
tersebut membuat (memalsukan) sanad hadits ini atas nama Imam Ahmad. Hadits ini
dengan sanadnya tidak benar (diriwayatkan) dari Imam Ahmad bin Hambal”2.
Sumber: muslim







0 komentar:
Posting Komentar